Martino Mengundurkan Diri Dari Timnas Argentina

Gerardo Martino melepas posisinya sebagai pelatih Argentina. Pelatih 53 tahun tersebut merasa tak berhasil membuat timnas Argentina menjadi juara Copa America Centenario.

Gerardo Martino sudah menjadi pelatih Argentina dalam waktu dua tahun, sejak 2014 silam. Dia menggantikan Alejandro Sabella yang juga hengkang. Dalam babak final Copa America 2015, dia tak berhasil menjadikan Tim Tango menjadi pemenang setelah dikalahkan Chile.

Di bulan Juni 2016, ia kembali membawa Argentina masuk ke partai final ajang ini. Akan tetapi, usahanya kali ini juga tak membuahkan hasil. Mereka tak berhasil memperoleh gelar juara, setelah timnas Argentina kembali gagal melawan Chile.

Kegagalan tersebut membuat semuanya tim berduka. Hal ini juga dirasakan oleh bintang Argentina, Lionel Messi, yang mengungkapkan niatnya untuk pensiun dari tim nasional. Selain Messi, terdapat beberapa pesepakbola yang sedang memikirkan untuk mengajukan pensiun juga.

Martino lalu diberi tugas untuk melakukan susunan baru tim Nasional yang akan ikut dalam Olimpiade di Rio de Janeiro, Brasil. Tetapi, media mengabarkan jika Martino merasa tidak sanggup menyelesaikan tugas tersebut dan memilih keluar. Selain itu, tidak jelasnya manajemen dalam federasi sepakbola Argentina menjadi hal yang menggunya.

” Sedikitnya penjelasan mengenai Federasi Sepakbola Argentina (AFA) dan sulitnya menentukan skudt untuk Olimpiade yang akan datang, pelatih akhirnya memilih untuk mengundurkan diri, ” tulis pernyataan dari badan federasi sepakbola Argentina.

Gerardo Martino sudah membawa timnas Argentina dalam 29 laga. Dalam laga-laga tersebut, dia sudah berhasil membuat timnas mendapatkan 19 kemenangan, 7 hasil seri, dan tiga kali kalah.