Madrid Persembahkan Trofi Liga Champions Untuk Suporter Di Irak

Pesepakbola dari Real Madrid mempersembahkan gelar Juara Liga Champions 2015/2016 untuk para suporternya yang terkena insiden mengerikan di Irak karena serangan teroris. Mereka meninggal karena ditembak oleh kelompok ISIS saat sedang nonton bareng video laga Madrid pada awal Mei 2016.

Peristiwa mengenaskan tersebut setidaknya memakan 16 korban meninggal dan 20 lainya terluka parah. Real Madrid sempat mengungkapkan rasa berdukanya atas kejadian tak terduga tersebut dengan memakai ban hitam pada lengan di pertandingan terakhir La Liga Spanyol 2015–2016.

” Saya ingin mempersembahkan trofi juara Liga Champions 2015/2016 ini untuk para penggemar Madrid yang meninggal di Irak karena serangan tersebut. semua korban adalah keluarga dan akan segala kami kenang, ” papar Presiden Madrid, Florentino Perez.

Bagi Perez, ini merupakan insiden yang sangat mengerikan dan tidak akan pernah dilupakan. “ Saya menyadari sebagian besar suporter Madrid tinggal dan berada di lokasi yang sangat sulit, ” tambah Perez. Madrid berhasil mendapat gelar Liga Champions musim in setelah mengalahkan Atletico Madrid melalui adu penalti, pada Minggu 29 Mei.

Madrid unggul pertama kali dalam laga tersebut setelah Sergio Ramos menciptakan gol di menit ke-15. Atletico dapat saja mengejar ketertinggalan di akhir babak pertama. Akan tetapi, hal tersebut tidak terjadi karena Antoine Griezmann tidak berhasil melakuakn eksekusi penalti dengan sempurna.

Atletico Madrid akhirnya berhasil mengejar gol yang tertinggal di menit ke-78. Saat itu, Yannick Carrasco berhasil mencetak gol ke gawang Madrid setelah mendapat umpan manis dari bagian kanannya. Skor masih 1-1 sampai pluit berbunyi. Real Madrid resmi menjadi Juara Liga Champions 2015/2016 setelah Cristiano Ronaldo berhasil menjadi melakukan tendangan penaltinya.